Ayam Frozen vs Ayam Segar, Lebih Baik Mana?

Ayam Frozen vs Ayam Segar, Lebih Baik Mana?

Ayam Frozen – Apakah Bunda dan keluarga termasuk salah satu pecinta daging ayam? Saat ini ayam sudah dijual dengan berbagai cara seperti ayam segar dan ayam frozen atau beku.

Tapi manakah yang lebih Bunda sukai, ayam frozen atau ayam segar di tengah pandemic seperti ini?

Namun, sebelumnya Bunda harus tahu dulu nih kira-kira antara keduanya manakah yang lebih menyehatkan?

Ayam Frozen vs Ayam Segar

Sebagian besar pastinya berpikir kalau lebih baik membeli daging ayam segar saja ketimbang frozen karena lebih terjamin kualitasnya. Tapi benarkah demikian?

ayam frozen
Photo by Victoria Shes on Unsplash

Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut Adizha bakal bandingkan dari berbagai sisi seperti dibawah ini.

1. Proses pemotongan

Ayam frozen sendiri biasanya diproduksi secara massal oleh suatu perusahaan. Tentu saja dalam proses pemotongan ini menggunakan alat yang modern dan higienis.

Lalu juga telah disesuaikan dengan standar ketentuan MUI agar dihasilkan produk yang ASUH (Aman, Halal, Utuh, dan Sehat).

Dengan demikian, maka sudah jelas standar keamanan pangannya ayam frozen terjamin. Pun begitu dengan proses pembekuan yang dilakukan melalui mesin blast. Tujuannya adalah untuk menghambat pertumbuhan bakteri.

Untuk ayam segar sendiri proses pemotongannya masih tradisional. Sebab usai dipotong maka direndam dengan air panas agar bulunya bisa dicabut.

Setelah itu, barulah dagingnya dipotong sesuai kebutuhan atau permintaan masing-masing pembeli.

2. Daya Tahan

Apakah kamu tahu kalau ayam frozen punya daya tahan penyimpanan lebih lama daripada ayam segar?

Ayam frozen dapat bertahan sampai 6 bulan lamanya dalam suhu yang terjaga. Sebab saat dibawah suhu 5 derajat, maka bakteri pun berkembang sangat lambat sehingga dagingnya bertahan lama.

Sedangkan jika ayam segar yang dibeli di pasar diletakkan di suhu ruang, maka hanya bisa bertahan selama 4-6 jam saja di suhu ruang.

Namun, jika Bunda menemui ayam segar masih tahan seharian di suhu ruang, maka kemungkinan besar ayamnya mengandung pengawet.

Sebab masih banyak ditemui pedagang yang tidak jujur cenderung mengawetkan daging ayam yang belum terjual dengan formal agar bisa dijual kembali esok harinya.

3. Kandungan Gizi

Meskipun sudah dibekukan, tentu saja kandungan gizi ayam frozen gak bakal hilang ya, Bun. Kandungan gizi antara ayam frozen dan ayam segar sama.

Namun kandungan gizinya akan berbeda saat Bunda memasaknya. Jadi tidak perlu khawatir lagi ya Bun akan kandungan gizi kedua jenis ayam ini.

4. Tekstur dan Rasa

Sama halnya dengan kandungan gizi, tekstur dan rasa dari ayam frozen dan ayam segar juga sama. Tapi, hanya ada sedikit saja perbedaan pada tekstur daging ayam beku sebab lebih keras ketimbang ayam segar.

5. Higienitas

Ayam segar yang diletakkan di suhu terbuka membuat higienitasnya lebih rendah dibandingkan ayam frozen.

Selain karena proses pemotongan yang manual, daging ayam yang baru saja dipotong pun lebih rentan untuk dihinggapi bakteri karena masih mengandung darah.

Nah, setelah dilihat dari berbagai sisi ayam frozen memang benar kan Bun lebih unggul daripada ayam segar?

Namun pada dasarnya, baik itu ayam frozen maupun ayam segar sama-sama bagus untuk dikonsumsi asalkan diolah dengan cara yang benar.

Sebab pengolahan yang salah akan mengurangi kandungan gizi daging ayam tersebut, bahkan bisa jadi hilang.

ayam frozen
Photo by Eduardo Soares on Unsplash

Supaya kamu mendapatkan ayam frozen terbaik, langsung saja beli di Adizha Agro Food. Disini ayamnya diolah dengan baik dan tepat sehingga cita rasanya pas sekali di lidah.

Resep Ayam Ungkep Frozen, Gurihnya Tetap Awet

Resep Ayam Ungkep Frozen, Gurihnya Tetap Awet

Ayam Ungkep Frozen – Pernah gak sih Bunda ada keinginan buat masak banyak biar bisa dimakan besok-besok? Wah, kayaknya mencoba resep ayam ungkep frozen cocok buat Bunda!

Namun Bunda harus sabar ya saat masak ayam. Sebab butuh waktu yang cukup lama karena harus diungkep dulu.

Tapi, supaya lebih praktis Bunda bisa buat versi frozennya saja. Nah, kira-kira apa saja, ya, bahan yang diperlukan dan bagaimana cara memasaknya?

ayam ungkep frozen
Photo by Hanxiao on Unsplash

Yuk, simak ulasan berikut ini, Bun.

Bahan-bahan yang diperlukan

Bahan:

  • 1 kg ayam
  • 2 lbr daun salam
  • 500 ml air kelapa
  • 2 lbr daun jeruk
  • 2 sdm minyak
  • ½ sdt kaldu bubuk
  • ½ sdt lada bubuk

Bumbu halus:

  • 4 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 2 ruas kunyit
  • 1 ruas jahe
  • 2 ruas lengkuas
  • 3 butir kemiri
  • ½ sdt teh jintan
  • 1 batang serai
  • Garam secukupnya

Cara Memasak Ayam Ungkep Frozen

  1. Masukkanlah semua bumbu halus ke blender lalu haluskan.
  2. Setelah itu siapkanlah wajan yang telah diberikan minyak dan panaskan.
  3. Tulislah semua bumbu halus dengan daun salam dan daun jeruk sampai berbau harum.
  4. Masukkan air kelapa ke wajan. Tapi jangan lupa biarkan ia sampai mendidih dulu ya, Bun. Air kelapa ini bagus banget Bun untuk membuat hidangan ayam semakin nikmat saat dimakan.
  5. Masukkan bumbu halus dalam wadah yang telah berisi potongan ayam.
  6. Tutup dengan rapat supaya tidak ada bakteri yang masuk.
  7. Diamkanlah do dalam kulkas hingga 24 jam. Cara ins terbilang higienis bagi Bunda yang ingin melunakkan makanan beku.
  8. Keluarkan dari kulkas dan masak kembali bersama air kelapa sampai ½ jam.
  9. Matikan api terlebih dahulu dan ayam dibiarkan dingin.
  10. Simpan dalam wadah tertutup dan masukkan ke freezer supaya makanannya tetap awet. Soal kualitas pun Bunda tidak perlu khawatir, kalau sudah di freezer sudah pasti terjaga ya, Bun.

Ketahanan ayam ungkep frozen ini cukup lama lho Bun, sampai 6 bulan. Sehingga cocok sekali buat Bunda yang malas masak setiap hari.

Itulah resep ayam ungkep frozen yang lezat sekali.

ayam ungkep frozen
Photo by Huynh Quyet on Unsplash

Oh ya, bunda juga bisa lho mencoba ayam ungkep frozen dari Adizha Agro Food. Langsung saja pesan melalui nomor 0819 0808 0102 (WhatsApp) atau di Shopee.

Selain praktis, Bunda tidak perlu repot memasak lagi, ayam ungkepnya berkualitas premium dengan cita rasa khas tanpa MSG, lho!